Ternyata Tak Semua Mobil Cocok Gunakan Pertalite

Ternyata Tak Semua Mobil Cocok Gunakan Pertalite

Bahan bakar premium sudah mulai ditinggalkan masyarakat. Mengingat harganya yang paling murah, sebetulnya masyarakat masih suka memiolih Premium untuk mobil dan motornya. Namun karena semakin lama semakin langka dan tidak semua SPBU menyediakan BBM jenis Premium, masyarakat mulai beralih ke Pertalite. Dengan harga yang tidak terlalu beda jauh, masyarakat cenderung memilih bahan bakar beroktan 90 itu.

Meski begitu, tahukah Anda jika tak semua mobil cocok menggunakan bensin Pertalite?

Dilansir dari astraworld, Pertalite mempunyai spesifikasi yang baik yakni tidak adanya kandungan timbal, mangan, dan besi. Kemudian Pertalite hanya memiliki kandungan sulfur 180 serta berwarna hijau terang dan tentunya jernih. Dengan begitu performa mobil akan jauh lebih baik ketimbang menggunakan bensin premium.

Untuk itu, Pertalite sebaiknya digunakan pada mesin mobil dengan rasio kompresi 9-10:1, yang mensyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan 90. Banyak yang beranggapan bahwa mobil-mobil LCGC cocok diisi bensin Pertalite. Namun ternyata, mobil-mobil LCGC tersebut didesain untuk bensin dengan nilai oktan 92 ke atas. Bahkan mobi sejuta umat seperti Avanza dan Xenia, yang mempunyai rasio kompresi 11,0 : 1, idealnya diisi bensin RON 97! Pertalite hanya cocok untuk mobil-mobil lama yang rasio kompresinya rendah.

Lalu bagaimana dengan mobil yang biasanya menggunakan Pertamax tetapi beralih ke Pertalite?

Pertama-tama, cek buku pedoman pemilik kendaraan yang Anda miliki, apakah mobil dapat menggunakan bahan bakar Pertalite atau tetap harus menggunakan bahan bakar dengan oktan lebih dari 90, seperti Pertamax atau Pertamax Plus.

Kebanyakan orang beralih ke Pertalite karena harganya lebih murah dan Pertamax serta tidak mengandung timbal. Namun perlu diperhatikan adalah harus tetap mengacu pada rasio kompresi yang tertera di buku pedoman pemilik kendaraan.

Apabila rasio kompresi lebih besar dari 10:1, disarankan untuk tetap menggunakan bahan bakar beroktan lebih dari 91. Jika tidak sesuai, maka mobil Anda akan mengalami penurunan performa seperti tarikan mesin lebih lambat, bahan bakar lebih boros, dan nglitik pada mesin.

Jika Hal itu Anda alami, segeralah ganti bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi dan tentunya sesuai dengan rasio kompresi pada buku kendaraan. Jika ingin tetap menggunakan Pertalite, tambahkan additif Hi-Octan dengan dosis yang sesuai agar performa kendaraan anda menjadi optimal.

You cannot copy content of this page