Apa Sih Hubungan Rasio Kompresi Mesin Dengan Anjuran Oktan BBM

Apa Sih Hubungan Rasio Kompresi Mesin Dengan Anjuran Oktan BBM

Tentu ketika Anda membeli sebuah mobil, salah satu variabel yang menjadi anjuran pabrikan dalam penggunaan adalah bahan bakar dengan oktan tertentu. Kebanyakan mobil yang diproduksi saat ini dianjurkan untuk menggunakan bahan bakar 92, bahkan kerap kali pabrikan harus membubuhi sticker untuk mengingatkan pemiliknya. Mobil sport atau mobil dengan turbo, bahkan meminta oktan lebih tinggi sehingga Anda disarankan untuk membeli bahan bakar termahal dengan angka oktan 95 atau 98.

Rasio kompresi mesin, adalah salah satu alasan pabrikan mengeluarkan angka anjuran oktan BBM tersebut.

Memang kenyataannya, mobil seperti Toyota Calya dan Sigra yang dianjurkan untuk menggunakan bahan bakar beroktan 92 memiliki kompresi mesin yang tinggi.

“Kebanyakan mobil saat ini memang high compression, karena mesin dengan kompresi tinggi memiliki efisiensi pembakaran yang lebih baik. Toyota Calya itu rasio kompresinya 11,5:1.. Lalu, mengapa semakin tinggi kompresi mesin sebuah mobil, anjuran oktan bahan bakar dari pabrikan juga lebih tinggi?

Yang pertama kita harus pahami adalah, bagaimana mesin bakar dalam mobil bekerja. Kebanyakan mesin mobil saat ini adalah mesin 4-stroke (langkah) atau 4-tak yang istilahnya lebih populer digunakan pada sepeda motor.

Setiap langkah adalah compression stroke di mana ruang silinder mesin akan terisi penuh oleh bensin dan udara yang terkompresi atau tertekan ke volume ruang bakar yang lebih kecil sebelum terbakar oleh busi.

Rasio kompresi adalah perbandingan antara volume total ruang silinder dengan volume ruang bakar.

Volume total, adalah besar volume mesin saat piston berada di TMB (titik mati bawah) ditambah dengan volume ruang bakar.

Sementara volume ruang bakar, adalah ruang yang tersisa didalam silinder mesin ketika piston tepat berada di TMA (titik mati atas).

“Ibaratkan silinder mesin volumenya 200 cc. Ketika piston turun ruang silinder dapat menghisap 200 cc campuran bensin dan udara. Saat piston di TMA, campuran tersebut akan memadat. Jika volume kepadatan itu 20 cc, berarti rasionya 10:1,” 

Semakin tinggi kompresinya, artinya tekanan dalam ruang bakar semakin besar.

Apa kaitannya dengan anjuran bahan bakar dari pabrikan?

“Nah, dalam keadaan normal. Bensin dan udara yang terkompresi itu akan dibakar oleh busi di TMA. Tetapi, ada keadaan di mana campuran tersebut meledak terlebih dahulu sebelum terbakar oleh busi. Itu yang disebut detonasi dan terjadilah knocking,” 

Nilai Oktan adalah nilai kekuatan bahan bakar terhadap tekanan sebelum terbakar dengan sendirinya. Semakin besar nilai oktan pada bahan bakar, maka semakin tinggi pula tekanan udara yang mampu ditahan. Karena itu, semakin tinggi kompresi mesin atau tekanan dalam ruang bakar, dibutuhkan bahan bakar yang memiliki performa ketahanan lebih baik alias beroktan tinggi. Artinya, anjuran oktan pada bahan bakar bukan cuma sekadar angka.

Menggunakan bahan bakar oktan rendah seperti Premium pada mobil modern dengan kompresi tinggi dapat menyebabkan detonasi. Detonasi akan menimbulkan gejala knocking atau ngelitik yang berisiko merusak mesin mobil.

Bagaimana sih hubungan Rasio Kompresi dengan Kebutuhan Bensin? Menurut Bpk Hedy Ardenia Octaviano, formulator produk Hi-Octan Mobil, Hi-Octan MotorHi-CesterRPM Nasa, Bio1 Racing :

  • Rasio Kompresi 8,6 : 1 s/d  9,0 : 1, Bensin RON 90
  • Rasio Kompresi 9,1 : 1 s/d 10,1 : 1, Bensin RON 92
  • Rasio Kompresi 10,1 : 1 s/d 10,7 : 1, Bensin RON 95
  • Rasio Kompresi 10,8 : 1 s/d 11,4 : 1, Bensin Ron 97
  • Rasio Kompresi 11,5 : 1 s/d 12,4 : 1, Bensin RON 100

Bagaimana cara mengetahui nilai Rasio Kompresi dari mobil dan motor yang kita pakai sehari-hari? Mudah sekali, tinggal buka Google saja, ketikan di mesin pencarian. Nanti ketemu nilainya dech. Setelah ketemu, gunakan pedoman di atas untuk mengetahui bensin apa yang sesuai dengan mobil dan motor kamu.  Contohnya :

Hi-Cester Tablet

Hi-Cester Tablet

Bahan bakar untuk mesin diesel, di negara kita populer dengan istilar solar. Nah, solar jenis apa yang kamu pakai pada mobil Pajero, Fortuner, Panther, Bus, Truk, yang anda pakai sehari-hari? Idealnya, mobil diesel yang bagus itu, agar performanya optimal,  jangan cuma diisi Bio Solar biasa, tapi isilah dengan solar berkualitas tinggi seperti Pertadex atau Shell Diesel.

Ada beberapa alasan kenapa para pemilik mobil diesel cukup mengisi dengan solar yang paling murah, antara lain :
1. Solar berkualitas tinggi belum tersedia di semua SPBU
2. Ingin lebih hemat uang saja

Jika anda ingin performa kendaraan Diesel anda tetap optimal meskipun cuma diisi solar yang paling murah, HI-CESTER adalah solusi terbaiknya.

Manfaat HI-CESTER :

  • Tenaga/Power
  • Hemat BBM 20% hingga 50%
  • Suara dan getara mesin lebih halus
  • Polusi asap kendaraan jauh berkurang
  • Mesin lebih terawat. secara jangka panjang hemat biaya service dan perawatan

1 botol terdiri dari 20 tablet.

Aturan pakai :

  • 1 tablet untuk 10 liter bio solar : Pajero, Fortuner
  • 1 tablet untuk 12 liter bio solar : bus, truk, minibus, Panther
  • 1 tablet untuk 12 -14 liter bio solar : mesin-mesin industri, peralatan konstruksi, alat & mesin pertanian, perahu & kapal nelayan

HI-CESTER diformulasi oleh Bpk Hedy Ardenia Octaviano, alumnus ITB Bandung, telah diteliti dan dikembangkan lebih dari 10 tahun. Keistimewaannya dibanding produk sejenis, formulanya selalu up to date dengan perkembangan teknologi bahan bakar dan mesin-mesin diesel terbaru.

HI-CESTER ini telah dipercaya oleh puluhan ribu pemakai di Indonesia.

Makin Tinggi RON BBM, Makin Lambat Terbakar: Ini Bikin Pertamax Series Lebih Menguntungkan

Makin Tinggi RON BBM, Makin Lambat Terbakar: Ini Bikin Pertamax Series Lebih Menguntungkan

Banyak pihak yang mengatakan bahwa baik dan buruknya kualitas bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin bensin dapat dilihat dari indikator nilai oktan, atau yang lebih dikenal dengan Research Octane Number (RON). Semua BBM mesin bensin produksi Pertamina memiliki RON berbeda-beda, dari RON-88 hingga RON-100. Benarkah demikian?

Semakin tinggi nilai oktan (RON), maka BBM lebih lambat terbakar. Bahan bakar beroktan tinggi cocok digunakan  kendaraan yang memiliki rasio kompresi mesin tinggi, di atas rasio kompresi 9:1, seperti yang digunakan pada sepeda motor dan mobil keluaran terbaru. Penggunaan BBM oktan tinggi tidak meninggalkan residu pada mesin yang bisa mengganggu kinerjanya.

Pengamat otomotif, Anton Fiat mengatakan, para pengguna kendaraan bermotor produk terbaru disarankan memakai BBM dengan RON tinggi karena memberikan banyak manfaat. Bila kendaraan baru memakai BBM oktan tinggi ini, secara otomatis komponen kendaraan akan berumur panjang.

Kemudian, dari sisi tenaga atau power kendaraan lebih terjaga. Manfaat lain, jarak tempuh jadi kian jauh karena pembakaran mesin kendaraan lebih sempurna. “Selain memberikan kualitas yang terjaga, penggunaan BBM dengan RON 92 akan berdampak mesin yang lebih bagus dan terawat,” ujar Anton Fiat.

Menurut Anton, menggunakan BBM dengan Ron tinggi juga membuat kualitas mesin lebih terjaga. “Kalau kita lihat penggunaan BBM yang berkualitas maka, di seher tidak menimbulkan bekas seperti kerak,” jelas dia.

Selain tidak meninggalkan bekas kerak, BBM dengan kualitas tinggi seperti Pertamax, itu juga membuat performa kendaraan lebih enteng. Ini terjadi, karena ketika pembakaran, kerak-kerak sisa pembakaran tidak ada lagi, tidak seperti Premium, yang meninggalkan bekas di seher seperti berminyak.

Menurutnya BBM yang berkualitas tidak hanya memberikan performa yang lebih baik bagi mesin kendaraan, tapi juga berpengaruh bagi perbaikan lingkungan dengan kadar buang gas emisi yang lebih rendah.

“BBM gasoline dengan Research Octane Number (RON) tinggi maupun gasoil dengan Cetane Number (CN) tinggi menjadikan proses pembakaran di ruang mesin lebih sempurna, jadi kendaraan lebih awet dan bertenaga,” ucapnya.

Apakah ini berarti tiap mobil dan motor yang kita gunakan seharii-hari harus menggunakan bensin yang nilai oktannya semakin tinggi agar performanya semakin bagus? Tidak sepenuhnya benar. Ada kendaraan yang cukup optimal dengan bensin RON 90, ada yang akan optimal di besnin RON 98 seperti Pertamax Turbo. Bahkan sebenarnya ada yang optimalnya justru di Oktan 92 atau 95 saja. Kecocokan bensin itu tergantung dari Rasio Kompresi mesin kendaraan yang bersangkutan. Patokan kebutuhan bensin yang optimal pada kendaraan berbahan bakar bensin menurut Bpk Hedy Ardenia Octaviano, formulator produk Hi-Octan Mobil, Hi-Octan Motor, dan Hi-Cester  :

  • Rasio Kompresi 8,6 : 1 s/d  9,0 : 1, Bensin RON 90
  • Rasio Kompresi 9,1 : 1 s/d 10,1 : 1, Bensin RON 92
  • Rasio KOmpresi 10,1 : 1 s/d 10,7 : 1, Bensin RON 95
  • Rasio Kompresi 10,8 : 1 s/d 11,4 : 1, Bensin Ron 97
  • Rasio Kompresi 11,5 : 1 s/d 12,4 : 1, Bensin RON 100

Berikut jenis BBM mesin bensisn beserta nilai oktan (RON),  seperti yang dilansir dari pertamina.com.

Pertmax Racing
Untuk bahan bakar bensin jenis ini, memiliki oktan minimal 100 yang khusus diperuntukkan bagi kendaraan balap dan kendaraan yang memiliki kompresi mesin lebih tinggi dari 13:1. Dengan nilai oktan tersebut, Pertamax Racing menjadikan mesin lebih stabil, responsive, dan daya tahan tinggi. Tidak heran jika bahan bakar ini diakui federasi balap internasional.

Pertamax Turbo
Bahan bakar ini dirancang untuk kendaraan yang memiliki persyaratan mesin yang berteknologi tinggi. Dalam pembuatannya, Pertamina mengembangkan bahan bakar ini bersama dengan Lamborghini. Pertamax turbo dikembangkan dengan formula yang disebut Ignition Boost Formula (IBF) dengan angka oktan 98, dan kadar sulfur rendah sehingga tidak merusak kualitas udara di sekitar.

Pertamax Turbo sangat cocok diogunakan dengan kendaraan dengan Rasio Kompresi mesinnya berada dalam range 10,8 : 1 s/d 11,4 : 1,

Pertamax
Bahan bakar Pertamax bisa membuat mesin lebih bersih, menjaga kemurnian bahan bakar, memiliki pelindung anti karat, dan memiliki saluran bahan bakar dan ruang bakar pada mesin. Hal ini dikarenkan Pertamax memiliki”Ecosave Technology. Pertamax memiliki angka oktan minimal 92 berstandar international. Pertamax akan sangat optimal digunakan pada kendaraan dengan rasio kompresi mesin 9,1 : 1 s/d 10,1 : 1

Pertalite
Bahan bakar Pertalite memiliki angka oktan 90 yang lebih tinggi daripada bahan bakar Premium. Bahan bakar ini memiliki karakter bewarna hijau terang dan jernih ini sangat tepat digunakan oleh kendaraan dengan kompresi  8,6 : 1 s/d  9,0 : 1

Premium
Bahan bakar ini diproduksi sesuai dengan Keputusan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Np.3674/K24/DJM/2006 tanggal 17 Maret 2006. Premium merupakan bahan bakar mesin bensin dengan angka oktan minimal 88. Premium dapat digunakan pada kendaraan bermotor bensin dengan risiko kompresi rendah (dibawah 9:1). Saat ini, sebagian besar SPBU tidak lagi menjual bahan bakar jenis premium ini.

Semua Motor Produk Yamaha Tak Direkomendasikan Pakai BBM Premium

Semua Motor Produk Yamaha Tak Direkomendasikan Pakai BBM Premium

Sepeda motor produksi Yamaha yang masih dipasarkan dealer resminya, ternyata tidak ada yang direkomendasikan menggunakan bahan bakar bakar (BBM) jenis Premium. Jenis BBM termuarah yang direkoemndasikan untuk sepeda motor Yamaha adalah BBM Pertalite RON90. Selebihnya direkomendasikan menggunakan BBM Pertamax RON92 dan Pertamax Turbo RON98. Namun ada juga sepeda motor yang disarakan menggunakan BBM jenis Pertamax Plus.

Dalam memilih bahan bakar bakar (BBM) untuk sepeda motor disarankan sesuai dengan spesidikasi mesin motornya. Sementara dari sekian banyak jenis sepeda motor, juga memliki spesidikasi mesin yang berbeda pula. Keragaman spesidikasi mesin ini terdapat dalam sepeda motor produksi Honda, Yamaha, Kawasaki dan pabrikan lainnya.

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam memilih BBM adalah memperhatikan rasio kompresi dari mesin motor. Data ini dapat dilihat dari spesifikasi teknik yang diberikan pabrikan sepeda motor. Makin tinggi rasio kompresi yang dimiliki mesin akan membutuhkan bahan bakar yang memiliki RON tinggi pula.

Bahan bakar yang bagus punya angka oktan yang tinggi. BBM dengan angka oktan tinggi akan mampu menahan kompresi tinggi sehingga tidak terjadi detonasi atau ngelitik. Jika detonasi atau ngelitik dibiarkan akan membuat mesin mudah rusak dan power mesin jadi kecil.

Bila melihat spesifikasi BBM produksi PT. Pertamina dalam laman pertamina.com, semua jenis sepeda motor produksi Yamaha yang masih diedarkan di dealer resmi ternyata sudah tidak ada yang direkoendasikan memakai BBM jenis Premium dengan RON88. Yamaha NMAX.misalnya, direkomendasikan menggunakan bensin jenis Pertamax. Soalnya, dari spesifikasi teknik Yamaha NMAX memiliki rasio kompresi 10,5 : 1.

Dari web Pertamina.com dijelaskan, Pertamax merupakan bahan bakar bensin dengan angka oktan minimal 92 berstandar international. Pertamax sangat direkomendasikan untuk digunakan pada kendaraan yang memiliki kompresi rasio 10:1 hingga 11:1 atau kendaraan berbahan bakar bensin yang menggunakan teknologi setara dengan Electronic Fuel Injection (EFI).

Bagaimana sih hubungan Rasio Kompresi dengan Kebutuhan Bensin? Menurut Bpk Hedy Ardenia Octaviano, formulator produk Hi-Octan Mobil, Hi-Octan Motor, Hi-Cester, RPM Nasa, Bio1 Racing :

  • Rasio Kompresi 8,6 : 1 s/d  9,0 : 1, Bensin RON 90
  • Rasio Kompresi 9,1 : 1 s/d 10,1 : 1, Bensin RON 92
  • Rasio Kompresi 10,1 : 1 s/d 10,7 : 1, Bensin RON 95
  • Rasio Kompresi 10,8 : 1 s/d 11,4 : 1, Bensin Ron 97
  • Rasio Kompresi 11,5 : 1 s/d 12,4 : 1, Bensin RON 100

Daftar Jenis Motor Yamaha dan Rekoemndasi Jenis BBM

  • Yamaha FreeGo, rasio kompresi 9,5 : 1, Pertamax
  • Yamaha Mio S Smart, rasio kompresi 9,5 : 1, Pertamax
  • Yamaha All New X-Ride 125, rasio kompresi 9,5 : 1, Pertamax
  • Yamaha Mio M3 125, rasio kompresi 9,5 : 1, Pertamax
  • Yamaha New Fino Grande 125, rasio kompresi 9,5 : 1, Pertamax
  • Yamaha Soul GT 125, rasio kompresi 9,5 : 1, Pertamax
  • Yamaha New Byson, rasio kompresi 9,5 : 1, Pertamax
  • Yamaha Lexi, rasio kompresi 11,2±0,4 : 1, Pertamax Turbo
  • Yamaha Aerox 155 VVA, rasio kompresi 10,5 ± 0,4 : 1, Pertamax RON 95
  • Yamaha XMAX, rasio kompresi 10,5±0,4 : 1, Pertamax RON 95
  • Yamaha TMAX, rasio kompresi 10,9 : 1, RON 97
  • Yamaha ALL NEW V-ixion, rasio kompresi 10,4 : 1, RON 95
  • Yamaha Xabre, rasio kompresi 10,4 : 1, RON 95
  • Yamaha MT-150, rasio kompresi 11,6 : 1, Pertamax Turbo
  • Yamaha MT-25, rasio kompresi 11,6 : 1, Pertamax Turbo
  • Yamaha All New R15, rasio kompresi 11,6 : 1, Pertamax Turbo
  • Yamaha R25, rasio kompresi 11,6 : 1, Pertamax Turbo
Keuntungan dan Kerugian Mesin Diesel

Keuntungan dan Kerugian Mesin Diesel

Di dunia otomotif, kita mengenal dua jenis mesin. Yang pertama adalah mesin diesel dan yang kedua adalah mesin bensin. Di Indonesia sendiri kebanyakan mobil pribadi menggunakan mesin bensin. Sangat berbeda dengan mobil pribadi pabrikan Amerika atau Eropa, kebanyakan menggunakan mesin diesel. Ada keuntungan dan kerugian mesin diesel tersendiri saat disematkan dalam sebuah mobil. Antara keuntungan dan kerugiannya, lebih banyak untungnya.

Di Indonesia sendiri mesin diesel biasanya digunakan untuk kendaraan yang berdimensi besar seperti bus atau truk. Untuk mobil keluarga biasanya lebih banyak menggunakan mesin bensin. Hal ini dikarenakan tipikal kebanyakan masyarakat Indonesia yang lebih suka mobil dengan harga terjangkau dibandingkan memilih mobil yang mahal.

Itulah mengapa mobil-mobil sport yang merupakan pabrikan Eropa dan Amerika jarang sekali dimiliki oleh orang Indonesia. Jelas yang pertama karena harganya mahal. Yang kedua, tidak bisa dipakai untuk membawa orang banyak, kecuali hanya beberapa jenis mobil saja. Dan yang ketiga adalah berisik.

Mengapa mobil sport berisik? Jawabannya karena mobil sport menggunakan mesin diesel. Dan salah satu karakteristik mesin diesel ini adalah suara yang ditimbulkan lebih berisik dari mesin bensin. Selain itu, ada beberapa karakteristik mesin diesel yang akan kita bahas berikut ini.

 

Karakteristik Mesin Diesel

Mesin diesel dan mesin bensin memiliki beberapa perbedaan yang mencolok. Karakteristik inilah yang nantinya digunakan oleh produsen sebagai pertimbangan saat memproduksi sebuah mobil.

Karakteristik mesin diesel yang pertama adalah memiliki torsi yang tinggi. Dengan memiliki torsi yang tinggi, maka mobil yang bermesin diesel akan lebih tangguh saat berada di medan yang sulit, seperti saat dibawa ke pegunungan atau dataran yang menanjak.

Selain torsi yang tinggi, mesin diesel juga punya karakteristik yaitu hemat bahan bakar. Mengapa mesin diesel bisa hemat bahan bakar? Karena bahan bakar hanya disemprotkan saat fase pembakaran saja. Berbeda dengan mesin bensin yang bahan bakar dicampur dengan udara sejak awal (fase hisap).

Karakteristik yang ketiga adalah mesin diesel ini memiliki sistem yang lebih sederhana dibandingkan dengan mesin bensin. Sehingga dari sisi perawatan sangat mudah.

Selain ketiga tersebut, karakteristik mesin diesel ini adalah tekanan pembakaran yang dibutuhkan lebih besar dari mesin bensin. Dengan tekanan yang lebih besar ini, maka dibutuhkan dinding mesin yang lebih tebal dan komponen yang lebih kuat. Efek dari kebutuhan ini adalah berat mesin diesel lebih berat dari mesin bensin. Sehingga harga mesin diesel otomatis lebih mahal dari mesin bensin.

 

Keuntungan Mesin Diesel

Dari karakteristik mesin diesel yang sudah disebutkan di atas, maka secara otomatis kita bisa mengetahui apa sih keuntungan dan kerugian mesin diesel saat digunakan di dalam sebuah mobil. Untuk lebih mudahnya, saya akan membahas keuntungan menggunakan mesin diesel terlebih dahulu.

Keuntungan menggunakan mesin diesel yang pertama adalah mesin diesel ini lebih tangguh dibandingkan mesin bensin ketika di medan yang sulit. Bagi Sahabat yang hidup di pedesaan atau lebih sering melakukan traveling dengan mobil, akan sangat menguntungkan jika Sahabat menggunakan mobil bermesin diesel karena torsinya tinggi. Dengan torsi yang tinggi, mobil bermesin diesel ini akan lebih mudah menanjak.

Mobil dengan mesin diesel yang bisa ditemui di Indonesia sebagai berikut: Toyota Kijang Innova, Isuzu MU-X, Isuzu Panther Grand Touring, Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, Hyundai All New Santa Fe, dan KIA Grand Sedona. Yang paling sering terlihat di jalanan kota adalah Kijang Innova, Pajero Sport, dan Fortuner.

Keuntungan yang kedua dari menggunakan mobil bermesin diesel adalah hemat bahan bakar. Secara mekanisme, mesin diesel ini memang lebih hemat dikarenakan bahan bakar digunakan saat fase pembakaran saja. Selain itu, harga bahan bakar mesin diesel biasanya relatif lebih murah dibandingkan bahan bakar mesin bensin.

Selain kedua keuntungan tersebut, mesin diesel ini memiliki keunggulan dalam hal perawatan. Mesin diesel lebih mudah dalam perawatan karena komponennya tidak serumit mesin bensin.

Tak hanya itu, mesin diesel punya keuntungan dalam hal umur. Umur mesin diesel lebih panjang dibandingkan dengan mesin bensin. Itulah mengapa seperti truk dan bus memakai mesin diesel. Mesinnya lebih tangguh dan tahan lama.

 

Kerugian Mesin Diesel

Setiap ada keuntungan, pasti ada kerugian. Begitu juga dengan mesin diesel, punya beberapa kerugian. Salah satu kerugian yang pertama adalah mesin diesel ini sangat bising dibandingkan dengan mesin bensin.

Sahabat bisa mencoba mendengarkan suara mesin diesel saat pertama kali dinyalakan. Suaranya akan sangat bising. Bahkan ketika sudah jalan pun, tetap bising. Hal ini wajar karena memang suara bising itu berasal dari mesin diesel itu sendiri. Bagi beberapa orang, suara yang bising ini menyebalkan. Namun, bagi beberapa orang lainnya suara bising ini semacam memberi kesan garang. Tak jarang juga kita jumpai anak-anak muda yang sengaja membredel knalpotnya agar bisa mengeluarkan suara yang bising.

Selain itu, kerugian kedua dari mesin diesel ini adalah harganya yang mahal. Sangat wajar jika harganya mahal karena mesin ini dibangun dengan dinding yang tebal dan kokoh agar bisa tahan dengan tekanan yang tinggi.

Kekurangan lainnya menggunakan mesin diesel ini adalah sistem injeksi bahan bakarnya harus benar-benar presisi. Dengan syarat presisi ini makan biaya produksinya lebih mahal dan butuh ketelitian yang tinggi saat merawatnya. Untuk lebih aman memang harus dibawa ke tempat servis resminya, tidak bisa di bengkel dekat rumah. Bagi kamu yang agak menghitung budget pengeluaran untuk pemeliharaan mobil, tentu agak sedikit keberatan dengan biaya perawatan yang akan dikeluarkan ketika mobil bermesin diesel ini dicek rutin tiap beberapa bulannya.

Kekurangan berikutnya, karena mesin diesel ini membutuhkan tekanan yang besar, maka motor starter yang dibutuhkan pun lebih besar dari mesin bensin. Begitu juga dengan baterainya, harus berkapasitas tinggi. Lagi-lagi boros di biaya. 

Pertimbangan Memilih Mobil Bermesin Diesel atau Bermesin Bensin

Itulah beberapa keuntungan dan kerugian mesin diesel dari beberapa sisi. Sahabat bisa menilainya sendiri dan mencocokkan dengan kebutuhanmu kira-kira mana yang cocok dengan kebiasaan dan budget mu sebelum membeli mobil. Apakah Sahabat memilih mobil bermesin diesel ataukah yang bermesin bensin saja.

Jika Sahabat punya budget yang lebih—di atas 500 juta—dan lebih sering bepergian, akan sangat nyaman jika kamu menggunakan mobil bermesin diesel. Apalagi di musim penghujan, mobil dengan mesin diesel cukup membantu apabila kamu melewati jalan yang terendam banjir.

Namun, jika budget Sahabat mepet, membeli mobil dengan mesin bensin lebih diutamakan. Hal ini bisa dipilih jika kamu hidup di perkotaan yang tidak butuh torsi tinggi untuk berkendara. Apalagi, dengan  harga mobil mesin bensin sekitar 200 jutaan saja kita bisa beli mobil keluarga untuk 7 orang di dalamnya. 

Hi-Octan dan Hi-Cester

Hi-Octan dan Hi-Cester

Hi Octan dan Hi Cester adalah pereduksi atau penurun emisi gas buangan mesin berbahan bakar minyak (BBM) dengan mengoptimalkan kinerja mesin.

Melalui proses riset dan pengujian lebih dari 10 tahun, Hi Octan dan Hi Cester mampu meningkatkan performa mesin sehingga konsumsi bahan bakar menjadi efisien.

Terbuat dari 100% bahan organik, Hi Octan dan Hi Cester mudah digunakan dan mampu memberikan efek perawatan yang lebih baik pada mesin sehingga mesin menjadi lebih awet.

Hi Octan dan Hi Cester dapat digunakan untuk mesin bensin (mesin dengan pemantik) yang banyak digunakan pada mesin kendaraan ataupun mesin diesel berbahan bakar solar (self-combustion engine) pada berbagai jenis kendaraan dan industri atau pabrik.

MANFAAT

  • Mereduksi emisi gas buang.
  • Optimalisasi kinerja mesin.
  • Merawat mesin.
  • Efisiensi konsumsi BBM.

KEUNGGULAN

  • Mudah digunakan.
  • Cocok untuk semua jenis mesin.
  • Terbuat dari 100% bahan organik.
  • Teknologi nya selalu update sesuai dengan produk BBM yang tersedia (Hi Octan dan Hi Cester telah mencapai versi 5.3).
  • Melalui proses riset dan pengujian lebih dari 10 tahun.

Teruji pada laboratorium rujukan nasional seperti Pertrolab, SysLab, dan lainnya dengan hasil baik.

Varian

  • Hi Octan untuk mesin berbahan bakar bensin; motor, mobil, genset dsb.
  • Hi Cester untuk mesin diesel atau berbahan bakar solar; kendaraan, truk, alat berat, kapal laut, genset, berbagai mesin industri/pabrik, dsb.

Care your engine, save the earth, save our legacy

Hi-Octan dan Hi-Cester

Hi-Octan dan Hi-Cester

Hi Octan dan Hi Cester adalah pereduksi atau penurun emisi gas buangan mesin berbahan bakar minyak (BBM) dengan mengoptimalkan kinerja mesin.

Melalui proses riset dan pengujian lebih dari 10 tahun, Hi Octan dan Hi Cester mampu meningkatkan performa mesin sehingga konsumsi bahan bakar menjadi efisien.

Terbuat dari 100% bahan organik, Hi Octan dan Hi Cester mudah digunakan dan mampu memberikan efek perawatan yang lebih baik pada mesin sehingga mesin menjadi lebih awet.

Hi Octan dan Hi Cester dapat digunakan untuk mesin bensin (mesin dengan pemantik) yang banyak digunakan pada mesin kendaraan ataupun mesin diesel berbahan bakar solar (self-combustion engine) pada berbagai jenis kendaraan dan industri atau pabrik.

Manfaat.

  • Mereduksi emisi gas buang.
  • Optimalisasi kinerja mesin.
  • Merawat mesin.
  • Efisiensi konsumsi BBM.

Keunggulan

  • Mudah digunakan.
  • Cocok untuk semua jenis mesin.
  • Terbuat dari 100% bahan organik.
  • Teknologi nya selalu update sesuai dengan produk BBM yang tersedia (Hi Octan dan Hi Cester telah mencapai versi 5.3).
  • Melalui proses riset dan pengujian lebih dari 10 tahun.

Teruji pada laboratorium rujukan nasional seperti Pertrolab, SysLab, dan lainnya dengan hasil baik.

Varian

  • Hi Octan untuk mesin berbahan bakar bensin; motor, mobil, genset dsb.
  • Hi Cester untuk mesin diesel atau berbahan bakar solar; kendaraan, truk, alat berat, kapal laut, genset, berbagai mesin industri/pabrik, dsb.

Care your engine, save the earth, save our legacy