Kenali Gejala Mesin Ngelitik Dan Konsekuensi Buruknya Bagi Mesin

Kenali Gejala Mesin Ngelitik Dan Konsekuensi Buruknya Bagi Mesin

Gejala engine knocking atau mesin ngelitik, kerap disepelekan oleh pemilik mobil. Padahal, resiko jangka panjang yang ditimbulkan akibat mesin ngelitik terhitung serius. Keausan komponen internal mesin akan lebih parah dan cepat terjadi apabila mesin dibiarkan ngelitik dalam jangka waktu yang lama. Sehingga, mesin ngelitik membutuhkan perhatian ekstra bagi para pemilik mobil.

Mesin ngelitik sendiri merupakan gejala ketika pembakaran yang terjadi dalam ruang silinder mesin tidak sempurna. Sehingga, menimbulkan getaran (detonasi) ketika mesin sedang bekerja. “Lebih detailnya, ngelitik terjadi akibat bahan bakar terbakar sebelum waktunya di dalam mesin. Sehingga selain tidak optimal, juga membuat kerja mesin semakin berat”. Efek yang langsung terasa adalah menurunnya performa mesin, dan juga berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih boros.

Penyebab mesin ngelitik bisa dilihat dari berbagai sisi. Namun penyebab yang paling umum adalah penggunaan bahan bakar dengan tingkat oktan yang tak sesuai dengan kebutuhan mesin. Dampaknya proses pembakaran menjadi tak sempurna seperti yang dijelaskan di atas.

Pada mesin mobil modern, memang sudah dilengkapi dengan teknologi anti knocking yang memungkinkan mesin dapat beradaptasi dengan kualitas bahan bakar yang tak sesuai dengan spesifikasinya. Caranya, dengan menghitung secara otomatis derajat timing mesin, sesuai dengan tingkat okatan bahan bakar yang digunakan. Sehingga, gejala mesin ngelitik dapat diminimalisir. “Namun tetap resiko mesin ngelitik tetap terjadi, seperti penururan performa hingga keausan mesin lebih parah dalam jangka waktu panjang,

Sehingga, penggunaan bahan bakar dengan tingkat oktan yang sesuai dengan kebutuhan mesin, tetap menjadi solusi paling ampuh untuk menghindari mesin ngelitik. “Umumnya mesin mobil modern membutuhkan bahan bakar minimum dengan tingkat oktan 92,”  Selain itu, kondisi komponen mesin lainnya, juga berpengaruh dalam memicu mesin ngelitik. Sehingga, perawatan berkala yang tepat waktu juga dapat membantu dalam menghindari dari gejala mesin ngelitik. Efeknya, mesin pun dapat bekerja lebih maksimal dan membantu dalam efisiensi konsumsi bahan bakar.