You cannot copy content of this page

FAQ

FAQ HI-OCTAN

Hi-Octan adalah Fuel Booster yang dikembangkan oleh alumnus Institut Teknologi Bandung untuk mengoptimalkan kinerja kendaraan bermotor di Indonesia.

Hi-Octan 111 Bio adalah aditif bensin yang berbentuk cair, terbuat dari bahan-bahan organik sepenuhnya tanpa sedikitpun menggunakan kimia sintetis dan dibuat dengan proses yang terjamin dan terukur sehingga menghasilkan kualitas terbaik.

Hi-Octan 111 Bio yang dimasukkan ke dalam bensin dengan takaran/dosis tertentu akan menghasilkan bensin yang berkualitas tinggi, memiliki nilai MON yang sesuai dengan kebutuhan mesin dan nilai RON yang bisa kita atur agar sesuai dengan kompresi mesin bersangkutan, menghasilkan performa kendaraan terbaik, merawat mesin dan memperpanjang umur kendaraan, serta mereduksi emisi gas buang sekurang-kurangnya 90 %.

.Hi-Octan Bio sangat aman untuk digunakan dalam kendaraan karena terbuat dari bahan-bahan organik yang apabila dicampurkan dengan bensin akan menghasilkan campuran dan senyawa pada bensin yang menaikkan kualitas bensin sehingga menghasilkan performa terbaik, merawat mesin dan mereduksi emisi gas buang 80 % ke atas.

Hi-Octan Bio harus digunakan sesuai dengan takaran/dosis yang telah ditetapkan. Tidak akan ada efek samping selama Hi-Octan digunakan sesuai dengan dosis tetapan. Bahkan akan menghasilkan efek positif  pada kendaraan anda.

Produk ini aman untuk mobil dan motor jenis apapun. Produk ini sudah melalui penelitian selama lima tahun dan telah melalui pengujian lab yang ketat dan berkali-kali dari beberapa peneliti lulusan ITB dan juga telah diuji RON (Research Octane Number) dan Dynotest (MON-Motor Octane Number), dengan hasil yang MEMUASKAN. Hal ini juga diperkuat dengan banyaknya testimoni dari para pemakai produk ini, yang menyatakan bahwa produk ini benar-benar sangat aman digunakan di kendaraan kita.

Berbicara tentang bahan baku,  Hi-Octan 111 Bio terbuat atas 5 bahan organik sepenuhnya, bahan baku yang semuanya ada di Indonesia sehingga tidak perlu mengimpor, dengan komposisi dan proses produksi tertentu yang terukur dan terjamin sehingga menghasilkan kualitas terbaik.

Salah satu bahan organik dalam Hi-Octan Bio adalah Menthol. Seperti kita tahu, menthol adalah senyawa kimia yang berasal dari alam dan termasuk ke dalam kelompok monoterpen siklik. Monoterpen adalah jenis hidrokarbon dengan rantai karbon 10 (Sebagai perbandingan, kita lihat definisi dari bensin adalah kumpulan dari senyawa-senyawa hidrokarbon dengan rantai karbon antara C5 sampai dengan C10 dan menghasilkan pembakaran yang baik untuk mesin). Salah satu manfaat dari menthol (dengan takaran tertentu) pada bensin adalah mampu menghasilkan senyawa baru yang terbakar dengan sempurna dan tidak beracun bagi manusia dan lingkungan.

Aturan dasarnya adalah bahwa 1 nilai RON memiliki pasangan tepat 1 nilai kompresi mesin. Nilai RON yang bertepatan dengan nilai kompresi mesin akan menghasilkan pembakaran yang paling sempurna dan efisiensi tertinggi. Itu artinya penghematan bahan bakar tertinggi pada bensin tersebut (walaupun sebenarnya penghematan tidak hanya tergantung pada nilai RON, tapi juga tergantung pada nilai MON serta jenis senyawa hidrokarbon pada bensin tersebut).

Permasalahannya adalah, merupakan hal yang sangat tidak efisien apabila setiap SPBU harus menyediakan bensin dengan semua nilai RON, misal : RON 88, 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95, 96, 97, dst. Betapa besarnya ukuran SPBU dengan banyak nozzle yang akan menyulitkan dalam proses pengisian bensin maupun pengelolaan SPBU tersebut. Solusi yang diambil adalah disediakan hanya beberapa nilai RON saja yang dianggap bisa mewakili semua nilai kompresi mesin pada kendaraan. Artinya nilai RON tersebut dinilai masih cukup efisien mendekati pembakaran sempurna apabila digunakan pada berbagai jenis kompresi mesin. Atas dasar itulah maka dikenal rumus seperti di bawah ini  :

  • RON 88   untuk kompresi mesin antara 8,1:1 s/d 8,5:1
  • RON 90   untuk kompresi mesin antara 8,6:1 s/d 9,2:1
  • RON 92   untuk kompresi mesin antara 9,3:1 s/d 10,0:1
  • RON 95   untuk kompresi mesin antara 10,1:1 s/d 10.7:1
  • RON 97   untuk kompresi mesin antara 10,8:1 s/d 11,5:1
  • RON 100 untuk kompresi mesin antara 11,6:1 s/d 12,2:1

Dari daftar itu bisa kita dapat nilai kompresi minimal dan maksimal untuk RON tertentu. Misal  : Nilai kompresi mesin minimal untuk RON 92  adalah 9,3:1. Nilai kompresi mesin maksimal untuk RON 95 adalah 10,7:1, dst.

Sebelumnya akan kita perkenalkan sedikit dulu tentang CN yang merupakan kependekan dari Cetane Number. Cetane Number merupakan besaran yang digunakan pada bahan bakar diesel atau apabila kita mengacu pada merk dagang Pertamina, disebut Solar. Cetane Number adalah Besaran yang menentukan  mudah atau susahnya solar terbakar apabila solar ditekan dengan tekanan tertentu pada ruang bakar mesin. Solar yang mudah terbakar dengan tekanan kecil memiliki Nilai CN yang lebih tinggi dibandingkan dengan solar yang baru terbakar pada tekanan mesin yang lebih tinggi. Kalau kita bandingkan dengan bensin, seakan-akan nilai RON berkebalikan dengan nilai CN. Semakin susah terbakar, nilai RON semakin tinggi tapi nilai CN semakin rendah. Sebaliknya semakin mudah terbakar, nilai RON semakin rendah tapi nilai CN semakin tinggi.

Resiko menggunakan RON terlalu rendah/CN terlalu tinggi adalah mesin akan ngelitik sehingga lebih cepat rusak (umur kendaraan lebih pendek), kurang bertenaga dan boros. Resiko menggunakan RON terlalu tinggi/CN terlalu rendah adalah mesin akan tidak bertenaga, panas dan boros. Mesin yang terlalu panas juga akan mempercepat ausnya mesin sehingga umur kendaraan lebih pendek.

Kesimpulan     :  Gunakan bahan bakar dengan RON/CN yang sesuai dengan kompresi kendaraan agar tercapai performa kendaraan yang maksimal dengan bahan bakar paling irit dan umur kendaraan paling panjang.

Resiko menggunakan RON terlalu tinggi adalah mesin akan tidak bertenaga, panas dan boros. Mesin yang terlalu panas juga akan mempercepat ausnya mesin sehingga umur kendaraan lebih pendek.

Kesimpulan :

Gunakan bahan bakar dengan RON yang sesuai dengan kompresi kendaraan agar tercapai performa kendaraan yang maksimal dengan bahan bakar paling irit dan umur kendaraan paling panjang.

Pertama, HI-OCTAN ini terbuat dari bahan yang homogen dan mudah larut dalam bensin, sehingga tidak akan menimbulkan kerak. Justru HI-OCTAN membantu untuk membersihkan kerak yang ada dalam mesin.
 
Kedua, HI-OCTAN tidak mengandung logam berat seperti Pb (timbal) dan Hg (mercury) yang berbahaya bagi lingkungan, tapi justru membuat kendaraan menjadi lebih ramah lingkungan, karena hasil pembuangan gas mobil yang menggunakan HI-OCTAN mempunyai residu yang jauh lebih kecil. HI-OCTAN menekan pencemaran udara dari gas buang kendaraan hingga lebih dari 80%. Dengan menggunakan HI-OCTAN, anda berperan secara aktif untuk membuat lingkungan hidup modern yang jauh lebih bersih.
 
Selain itu HI-OCTAN ini merupakan “Energy Fuel Booster” yang paling EFFICIENT di pasaran, karena hanya membutuhkan 0,5 ml untuk tiap liter bensin yang dibutuhkan untuk mengubah bensin biasa agar memiliki nilai RON dan MON yang lebih optimal. Silahkan Anda buktikan sendiri kinerja HI-OCTAN yang lebih baik dari additif lain bisa anda buktikan sendiri dengan Dynotest dan Uji Emisi.

Aturan ambang batas emisi gas buang terbaru menerapkan aturan emisi gas buang yang harus rendah untuk semua kendaraan baik kendaraan berbahan bakar bensin maupun solar. Hi-Octan Bio (untuk bensin) dan Ultimate Cester Bio (untuk solar) mampu untuk menurunkan/mereduksi emisi gas buang pada kendaraan anda 80 % bahkan lebih. Menggunakan Hi Octan Bio dan Ultimate Cester Bio pada kendaraan anda berpengaruh besar membantu pemerintah dan melestarikan alam semesta.

Adakah faktor lain yang mempengaruhi performa mesin selain dari sistem pembakaran? Agar jika performa tidak maksimal tidak menyalahkan produk Hi-Octan 111 Bio saja.

Jawab  :  Berbicara performa mesin berbicara tentang kendaraan secara keseluruhan. kita akan berbicara kualitas bahan bakar, kualitas oli/pelumas, kualitas mesin dan kualitas pendukung lainnya. Semuanya sangat berpengaruh. Tidak bisa kita berbicara hanya satu faktor saja. Misal : Ring Seher yang rusak saja pada motor akan berpengaruh sangat besar (50 % lebih) pada performa. Atau misalnya gear set yang sdh aus dan rantai yang kering, itu pun berpengaruh sampai dengan 10% pada performa kendaraan. Jadi banyak sekali faktor yang berpengaruh. Karena itu agar performa maksimal, maka semua faktor harus diperhatikan secara seksama.

Tapi, kita tetap bisa mengukur perbedaan pada performa mesin walau hanya dengan 1 faktor saja, misalkan kesesuaian antara nilai kompresi mesin dan RON. Misalkan anda pengguna kendaraan Avanza. Apabila anda menggunakan bensin dengan RON 88 dibandingkan dengan menggunakan RON 95, anda akan dapat merasakan perbedaan performa yang cukup kentara termasuk perbedaan dari penghematan bahan bakar. Penggunaan RON 95 pada Avanza akan menghasilkan performa yang jauh lebih baik dan penghematan yang cukup besar (20 % – 30 % bahan bakar).

Tidak peduli mesin tersebut adalah mesin lama atau baru, 2 tak atau 4 tak, mesin turbo ataupun bukan, hal yang harus diperhatikan hanyalah kesesuaian antara nilai kompresi mesin dengan nilai RON. Kalau kompresi mesinnya mensyaratkan nilai RON tertentu, maka harus digunakan/dibuat bensin dengan nilai RON tersebut. Kalau memang dibutuhkan, maka Hi-Octan 111 Bio bisa digunakan agar nilai RON pada bensin tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan mesin tersebut.

FAQ HI-CESTER

Ultimate Hi-Cester adalah aditif untuk bahan bakar Diesel (solar)  berbentuk cair. Sama seperti Hi-Octan 111 Bio, Hi-Cester terbuat dari sepenuhnya bahan organik yang terdapat di Indonesia. dibuat dengan komposisi dan proses yang terukur dan terjamin sehingga menghasilkan produk yang sangat berkualitas. Penggunaan  10 ml Hi-Cester Bio yang dicampurkan pada 50 liter solar biasa akan menghasilkan solar yang berkualitas tinggi, setara dengan solar premium yang dijual di SPBU-SPBU lokal maupun asing.

Salah satu bahan yang digunakan dalam Hi-Cester Bio adalah Citrunella (Sereh Wangi). Kandungan terbesar Citrunella adalah zat-zat terpen yang terdiri atas monoterpen(C10), isoterpen(C15) dan diterpen(C20). Hal ini sesuai dengan definisi dari Bahan Bakar Diesel/Diesel yaitu kumpulan dari senyawa-senyawa hidrokarbon dengan rantai karbon antara C10 sampai dengan C20 yang menghasilkan pembakaran yang baik untuk mesin diesel. Hasil penelitian berbagai universitas di Indonesia maupun dunia menunjukkan bahwa penggunaan Citrunella sebagai campuran pada bahan bakar diesel dengan dosis tertentu akan menghasilkan kenaikan nilai CN dan berfungsi sebagai anti mikroorganisme pada bahan bakar. Ditambah dengan beberapa bahan organik lain, Hi-Cester yang dicampurkan pada bahan bakar diesel akan menghasilkan nilai CN yang meningkat, pembakaran yang lebih sempurna, perawatan mesin yang lebih baik dan mereduksi emisi gas buang.

Justru mesin-mesin diesel yang baru lah yang sangat membutuhkan bahan bakar diesel yang sangat berkualitas, jenis yang biasa disebut dengan solar premium. Mesin-mesin baru sangat tidak cocok dengan solar biasa dan sangat disarankan menggunakan solar premium. Hi-Cester Bio dengan formula khususnya mampu untuk meng-upgrade solar biasa menjadi solar premium dengan dosis 1 stick untuk 50 liter. Karena itu, bagi para pengguna kendaraan berbahan bakar diesel dengan teknologi/model terbaru, sangat disarankan untuk menggunakan solar biasa + Hi-Cester Bio agar kendaraan anda memiliki performa terbaik, umur kendaraan yang panjang, perawatan mesin yang lebih baik dan juga ramah lingkungan.

Iya, mengingat nilai CN yang sedikit lebih tinggi pada solar premium(51-53) dibandingkan dengan solar biasa(48-49), solar premium lebih cepat terbakar apabila digunakan pada kendaraan diesel model lama. Akibatnya akan terjadi ngelitik dan membuat mesin diesel lama lebih cepat rusak.

Karena itu, untuk menjembatani hal ini, pihak Pertamina tahun 2016 ini akan mengeluarkan Dex lite, yang merupakan produk solar pertengahan antara solar biasa dan solar premium.