Apa yang dimaksud dengan Indeks Cetane (Cetane Number)?

CN merupakan kependekan dari Cetane Number. Cetane Number merupakan besaran yang digunakan pada bahan bakar diesel atau apabila kita mengacu pada merk dagang Pertamina, disebut Solar.

Cetane Number adalah Besaran yang menentukan  mudah atau susahnya solar terbakar apabila solar ditekan dengan tekanan tertentu pada ruang bakar mesin.

Solar yang mudah terbakar dengan tekanan kecil memiliki Nilai CN yang lebih tinggi dibandingkan dengan solar yang baru terbakar pada tekanan mesin yang lebih tinggi.

Kalau kita bandingkan dengan bensin, seakan-akan nilai RON (Research Octane Number) adalah kebalikan dari CN. Dalam konsep bensin, semakin susah terbakar, nilai RON semakin tinggi. Dalam konsep solar, nilai CN semakin tinggi,  solar semakin mudah terbakar.

Resiko menggunakan CN terlalu tinggi adalah mesin akan ngelitik sehingga lebih cepat rusak (umur kendaraan lebih pendek), kurang bertenaga dan boros. Itu sebabnya kenapa kendaraan-kendaraan diesel yang sudah berumur,  yang kebutuhan indeks Cetan-nya berkisar dari 45 hingga 50, kurang cocok diisi solar DEX yang nilai CN nya 53.

Resiko menggunakan terlalu rendah adalah mesin akan tidak bertenaga, panas dan boros. Mesin yang terlalu panas juga akan mempercepat ausnya mesin sehingga umur kendaraan lebih pendek.

Kesimpulan :  Gunakan bahan bakar dengan CN yang sesuai dengan kompresi kendaraan mesin diesel agar tercapai performa kendaraan yang maksimal dengan bahan bakar paling irit dan umur kendaraan paling panjang.

Dosis Praktis HI-OCTAN BIO Untuk Mobil

hi-octan-dosis-cara-pemakaian-untuk-mobil

Untuk Premium RON 88

  • 1 botol 10 ml + 20 liter RON 88 = RON 92,50
  • 1 botol 10 ml + 19 liter RON 88 = RON 92.74
  • 1 botol 10 ml + 18 liter RON 88 = RON 93,00
  • 1 botol 10 ml + 17 liter RON 88 = RON 93,29
  • 1 botol 10 ml + 16 liter RON 88 = RON 93,63
  • 1 botol 10 ml + 15 liter RON 88 = RON 94,00
  • 1 botol 10 ml + 14 liter RON 88 = RON 94,43
  • 1 botol 10 ml + 13 liter RON 88 = RON 94,92
  • 1 botol 10 ml + 12 liter RON 88 = RON 95,50
  • 1 botol 10 ml + 11 liter RON 88 = RON 96,18
  • 1 botol 10 ml + 10 liter RON 88 = RON 97,00
  • 1 botol 10 ml + 9 liter RON 88 = RON 98,00
  • 1 botol 10 ml + 8 liter RON 88 = RON 99,25
  • 1 botol 10 ml + 7 liter RON 88 = RON 100,86
  • 1 botol 10 ml + 6 liter RON 88 = RON 103
  • 1 botol 10 ml + 5 liter RON 88 = RON 106

Untuk Pertalite RON 90

  • 1 botol 10 ml + 20 liter RON 90 = RON 94,50
  • 1 botol 10 ml + 19 liter RON 90 = RON 94.74
  • 1 botol 10 ml + 18 liter RON 90 = RON 95,00
  • 1 botol 10 ml + 17 liter RON 90 = RON 95,29
  • 1 botol 10 ml + 16 liter RON 90 = RON 95,63
  • 1 botol 10 ml + 15 liter RON 90 = RON 96,00
  • 1 botol 10 ml + 14 liter RON 90 = RON 96,43
  • 1 botol 10 ml + 13 liter RON 90 = RON 96,92
  • 1 botol 10 ml + 12 liter RON 90 = RON 97,50
  • 1 botol 10 ml + 11 liter RON 90 = RON 98,18
  • 1 botol 10 ml + 10 liter RON 90 = RON 99,00
  • 1 botol 10 ml + 9 liter RON 90 = RON 100,00
  • 1 botol 10 ml + 8 liter RON 90 = RON 101,25
  • 1 botol 10 ml + 7 liter RON 88 = RON 102,86
  • 1 botol 10 ml + 6 liter RON 88 = RON 105
  • 1 botol 10 ml + 5 liter RON 88 = RON 108

Untuk Pertamax RON 92

  • 1 botol 10 ml + 20 liter RON 92 = RON 96,50
  • 1 botol 10 ml + 19 liter RON 92 = RON 96.74
  • 1 botol 10 ml + 18 liter RON 92 = RON 97,00
  • 1 botol 10 ml + 17 liter RON 92 = RON 97,29
  • 1 botol 10 ml + 16 liter RON 92 = RON 97,63
  • 1 botol 10 ml + 15 liter RON 92 = RON 98,00
  • 1 botol 10 ml + 14 liter RON 92 = RON 98,43
  • 1 botol 10 ml + 13 liter RON 92 = RON 98,92
  • 1 botol 10 ml + 12 liter RON 92 = RON 99,50
  • 1 botol 10 ml + 11 liter RON 92 = RON 99,18
  • 1 botol 10 ml + 10 liter RON 92 = RON 101,00
  • 1 botol 10 ml + 9 liter RON 92 = RON 102,00
  • 1 botol 10 ml + 8 liter RON 92 = RON 103,25
  • 1 botol 10 ml + 7 liter RON 92 = RON 104,86
  • 1 botol 10 ml + 6 liter RON 92 = RON 107
  • 1 botol 10 ml + 5 liter RON 92 = RON 109

Pesan Segera Melalui Agen:

Kang Iwan
085793267111
ridwansoleh@rocketmail.com

ATURAN DOSIS HI-OCTAN 111 BIO

hi-octan-dosis-aturan-pakai

ATURAN DOSIS HI-OCTAN 111 BIO
(Dengan pembulatan Nilai RON untuk mempermudah penulisan)

Berbasis Premium (RON 88) :

  • RON 88 + 0,25 ml/liter BIO = RON 90 CR 8,4 : 1 s/d 9,0 : 1
  • RON 88 + 0,5 ml/liter BIO = RON 92 CR 9,1 : 1 s/d 9,7 : 1
  • RON 88 + 0,75 ml/liter BIO= RON 95 CR 9,8 : 1 s/d 10,5 : 1
  • RON 88 + 1,0 ml/liter BIO= RON 97 CR 10,6 : 1 s/d 11,1 : 1
  • RON 88 + 1,25 ml/liter BIO = RON 99 CR 11,2 : 1 s/d 11,7 : 1
  • RON 88 + 1,5 ml/liter BIO = RON 101 CR 11,8 : 1 s/d 12,2 : 1
  • RON 88 + 1,75 ml/liter BIO = RON 104 CR 12,3 : 1 s/d 12,7 : 1
  • RON 88 + 2,0 ml/liter BIO = RON 106 CR 12,8 : 1 s/d 13,4 : 1

hi-octan-bio-dosis-motor-premium

hi-octan-bio-dosis-mobil-bensin-premium


Berbasis Pertalite (RON 90) :

  • RON 90 + 0,25 ml/liter BIO = RON 92 CR 9,1 : 1 s/d 9,7 : 1
  • RON 90 + 0,5 ml/liter BIO = RON 95 CR 9,8 : 1 s/d 10,5 : 1
  • RON 90 + 0,75 ml/liter BIO = RON 97 CR 10,6 : 1 s/d 11,1 : 1
  • RON 90 + 1,0 ml/liter BIO = RON 99 CR 11,2 : 1 s/d 11,7 : 1
  • RON 90 + 1,25 ml/liter BIO = RON 101 CR 11,8 : 1 s/d 12,2 : 1
  • RON 90 + 1,5 ml/liter BIO = RON 104 CR 12,3 : 1 s/d 12,7 : 1
  • RON 90 + 1,75 ml/liter BIO = RON 106 CR 12,8 : 1 s/d 13,2 : 1
  • RON 90 + 2,0 ml/liter BIO = RON 108 CR 13,3 : 1 s/d 13,7 : 1
  • RON 90 + 2,25 ml/liter BIO = RON 111 CR 13,8 : 1 s/d 14,5 : 1

dosis-hi-octan-bio-mobil-pertalite


BerbasisPertamax/Shell Super 92/Total 92 (RON 92) :

  • RON 92 + 0,25 ml/liter BIO = RON 95 CR 9,8 : 1 s/d 10,5 : 1
  • RON 92 + 0,5 ml/liter BIO = RON 97 CR 10,6 : 1 s/d 11,1 : 1
  • RON 92 + 0,75 ml/liter BIO = RON 99 CR 11,2 : 1 s/d 11,7 : 1
  • RON 92 + 1,0 ml/liter BIO = RON 101 CR 11,8 : 1 s/d 12,2 : 1
  • RON 92 + 1,25 ml/liter BIO = RON 104 CR 12,3 : 1 s/d 12,7 : 1
  • RON 92 + 1,5 ml/liter BIO = RON 106 CR 12,8 : 1 s/d 13,2 : 1
  • RON 92 + 1,75 ml/liter BIO = RON 108 CR 13,3 : 1 s/d 13,7 : 1
  • RON 92 + 2,0 ml/liter BIO = RON 111 CR 13,8 : 1 s/d 14,5 : 1

BerbasisPertamax Plus/V-Power/Total 95 (RON 95) :

  • RON 95 + 0,25 ml/liter BIO = RON 97 CR 10,6 : 1 s/d 11,1 : 1
  • RON 95 + 0,5 ml/liter BIO = RON 99 CR 11,2 : 1 s/d 11,7 : 1
  • RON 95 + 0,75 ml/liter BIO = RON 101 CR 11,8 : 1 s/d 12,2 : 1
  • RON 95 + 1,0 ml/liter BIO = RON 104 CR 12,3 : 1 s/d 12,7 : 1
  • RON 95 + 1,25 ml/liter BIO = RON 106 CR 12,8 : 1 s/d 13,2 : 1
  • RON 95 + 1,5 ml/liter BIO = RON 108 CR 13,3 : 1 s/d 13,7 : 1
  • RON 95 + 1,75 ml/liter BIO = RON 111 CR 13,8 : 1 s/d 14,5 : 1

 


buynow

Dapatkan Produk Hi-Octan 111 Bio melalui Agen :
Kang Iwan
085793267111
ridwansoleh@rocketmail.com

Apa akibatnya Jika Mobil kita diisi bensin yang Oktan-nya terlalu rendah?

BTW neh, Kang… Apa seh akibatnya kalau motor/mobil bagus kita yang kompresi mesinnya tinggi jika dipaksakan kita isi dengan bensin beroktan lebih rendah?

Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi. Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), yang akan menjadi masalah adalah, ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut. Kita sering mendengar istilah “Ngelitik’ (knocking).

nilai-octan-terlalu-rendah-piston-jebol-1Bagaimana menggambarkan “kejam”nya ngelitik yang dirasakan piston? Ibarat telapak tangan kita ditusuk-tusuk dengan paku, kira-kira begitu. Perlahan namun pasti membuat piston seperti permukaan bulan dan bahkan bisa bolong.

Saat terjadi “ngelitik”, bensin tidak menjadi tenaga yang terpakai. Kerja mesin tidak optimal. Kembali diulang, mesin yang CR nya tinggi, memerlukan bensin yang lambat terbakar. Semakin tinggi nilai CR, bensin harus semakin lambat terbakarnya (oktan tinggi). Jadi untuk teman-teman, cermati nilai CR mesin mobil/motor kita, dan isilah bensin yang sesuai untuk mesin tersebut.


Produk Hi-Octan 111 Bio dapat dipesan melalui :

Kang Iwan
085793267111
ridwansoleh@rocketmail.com

Bagaimana Jika RON terlalu tinggi? Apa Resikonya ?

Resiko menggunakan RON terlalu tinggi adalah mesin akan tidak bertenaga, panas dan boros. Mesin yang terlalu panas juga akan mempercepat ausnya mesin sehingga umur kendaraan lebih pendek.

Kesimpulan :

Gunakan bahan bakar dengan RON yang sesuai dengan kompresi kendaraan agar tercapai performa kendaraan yang maksimal dengan bahan bakar paling irit dan umur kendaraan paling panjang.


Pesan Segera Hi-Octan Bio melalui :

Kang Iwan
085793267111
ridwansoleh@rocketmail.com

Adakah Manfaat atau Resiko Jika Digunakan Ke Mesin-Mesin Lama Dengan Kompresi Rendah atau Mesin 2 Tak. Apakah Perlu Atau Tidak?

Tidak peduli mesin tersebut adalah mesin lama atau baru, 2 tak atau 4 tak, mesin turbo ataupun bukan, hal yang harus diperhatikan hanyalah kesesuaian antara nilai kompresi mesin dengan nilai RON. Kalau kompresi mesinnya mensyaratkan nilai RON tertentu, maka harus digunakan/dibuat bensin dengan nilai RON tersebut. Kalau memang dibutuhkan, maka Hi-Octan 111 Bio bisa digunakan agar nilai RON pada bensin tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan mesin tersebut.


Produk Hi-Octan dapat dipesan melalui :

Kang Iwan
085793267111
ridwansoleh@rocketmail.com

Adakah Faktor Lain Yang Mempengaruhi Performa Mesin Selain Dari Sistem Pembakaran? Agar jika Performa Tidak Maksimal Tidak Menyalahkan Produk Hi-Octan 111 Bio Saja.

Adakah faktor lain yang mempengaruhi performa mesin selain dari sistem pembakaran? Agar jika performa tidak maksimal tidak menyalahkan produk Hi-Octan 111 Bio saja.

Jawab  :  Berbicara performa mesin berbicara tentang kendaraan secara keseluruhan. kita akan berbicara kualitas bahan bakar, kualitas oli/pelumas, kualitas mesin dan kualitas pendukung lainnya. Semuanya sangat berpengaruh. Tidak bisa kita berbicara hanya satu faktor saja. Misal : Ring Seher yang rusak saja pada motor akan berpengaruh sangat besar (50 % lebih) pada performa. Atau misalnya gear set yang sdh aus dan rantai yang kering, itu pun berpengaruh sampai dengan 10% pada performa kendaraan. Jadi banyak sekali faktor yang berpengaruh. Karena itu agar performa maksimal, maka semua faktor harus diperhatikan secara seksama.

Tapi, kita tetap bisa mengukur perbedaan pada performa mesin walau hanya dengan 1 faktor saja, misalkan kesesuaian antara nilai kompresi mesin dan RON. Misalkan anda pengguna kendaraan Avanza. Apabila anda menggunakan bensin dengan RON 88 dibandingkan dengan menggunakan RON 95, anda akan dapat merasakan perbedaan performa yang cukup kentara termasuk perbedaan dari penghematan bahan bakar. Penggunaan RON 95 pada Avanza akan menghasilkan performa yang jauh lebih baik dan penghematan yang cukup besar (20 % – 30 % bahan bakar).


Produk Hi-Octan dapat dipesan melalui :

Kang Iwan
085793267111
ridwansoleh@rocketmail.com

Apakah Hi-Octan Bio Bisa Mengurangi Emisi Gas Buang Kendaraan?

Tanya  :  Sesuai dengan aturan pemerintah terbaru, bagaimanakah aturan ambang batas emisi gas buang? Bagaimana Hi-Octan Bio bisa berpengaruh dalam hal ini ?

Jawab  :  Aturan ambang batas emisi gas buang terbaru menerapkan aturan emisi gas buang yang harus rendah untuk semua kendaraan baik kendaraan berbahan bakar bensin maupun solar. Hi-Octan Bio (untuk bensin) dan Ultimate Cester Bio (untuk solar) mampu untuk menurunkan/mereduksi emisi gas buang pada kendaraan anda 80 % bahkan lebih. Menggunakan Hi Octan Bio dan Ultimate Cester Bio pada kendaraan anda berpengaruh besar membantu pemerintah dan melestarikan alam semesta.



Produk Hi-Octan dapat dipesan melalui :

Kang Iwan
085793267111
ridwansoleh@rocketmail.com

Apa Resikonya Jika Tetap Memaksa Menggunakan RON/CN Rendah Dan Tidak Sesuai Dengan Kompresi?

hi-octan-bio-optimalkan-mobil-anda

Sebelumnya akan kita perkenalkan sedikit dulu tentang CN yang merupakan kependekan dari Cetane Number. Cetane Number merupakan besaran yang digunakan pada bahan bakar diesel atau apabila kita mengacu pada merk dagang Pertamina, disebut Solar. Cetane Number adalah Besaran yang menentukan  mudah atau susahnya solar terbakar apabila solar ditekan dengan tekanan tertentu pada ruang bakar mesin. Solar yang mudah terbakar dengan tekanan kecil memiliki Nilai CN yang lebih tinggi dibandingkan dengan solar yang baru terbakar pada tekanan mesin yang lebih tinggi. Kalau kita bandingkan dengan bensin, seakan-akan nilai RON berkebalikan dengan nilai CN. Semakin susah terbakar, nilai RON semakin tinggi tapi nilai CN semakin rendah. Sebaliknya semakin mudah terbakar, nilai RON semakin rendah tapi nilai CN semakin tinggi.

Resiko menggunakan RON terlalu rendah/CN terlalu tinggi adalah mesin akan ngelitik sehingga lebih cepat rusak (umur kendaraan lebih pendek), kurang bertenaga dan boros. Resiko menggunakan RON terlalu tinggi/CN terlalu rendah adalah mesin akan tidak bertenaga, panas dan boros. Mesin yang terlalu panas juga akan mempercepat ausnya mesin sehingga umur kendaraan lebih pendek.

Kesimpulan     :  Gunakan bahan bakar dengan RON/CN yang sesuai dengan kompresi kendaraan agar tercapai performa kendaraan yang maksimal dengan bahan bakar paling irit dan umur kendaraan paling panjang.

Bagaimana Aturan Kompresi dan RON Yang Sesuai Secara Minimal dan Maksimalnya ?

hi-octan-membuat-semua-kebutuhan-nilai-oktan-terpenuhi

Aturan dasarnya adalah bahwa 1 nilai RON memiliki pasangan tepat 1 nilai kompresi mesin. Nilai RON yang bertepatan dengan nilai kompresi mesin akan menghasilkan pembakaran yang paling sempurna dan efisiensi tertinggi. Itu artinya penghematan bahan bakar tertinggi pada bensin tersebut (walaupun sebenarnya penghematan tidak hanya tergantung pada nilai RON, tapi juga tergantung pada nilai MON serta jenis senyawa hidrokarbon pada bensin tersebut).

Permasalahannya adalah, merupakan hal yang sangat tidak efisien apabila setiap SPBU harus menyediakan bensin dengan semua nilai RON, misal : RON 88, 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95, 96, 97, dst. Betapa besarnya ukuran SPBU dengan banyak nozzle yang akan menyulitkan dalam proses pengisian bensin maupun pengelolaan SPBU tersebut. Solusi yang diambil adalah disediakan hanya beberapa nilai RON saja yang dianggap bisa mewakili semua nilai kompresi mesin pada kendaraan. Artinya nilai RON tersebut dinilai masih cukup efisien mendekati pembakaran sempurna apabila digunakan pada berbagai jenis kompresi mesin. Atas dasar itulah maka dikenal rumus seperti di bawah ini  :

  • RON 88   untuk kompresi mesin antara 8,1:1 s/d 8,5:1
  • RON 90   untuk kompresi mesin antara 8,6:1 s/d 9,2:1
  • RON 92   untuk kompresi mesin antara 9,3:1 s/d 10,0:1
  • RON 95   untuk kompresi mesin antara 10,1:1 s/d 10.7:1
  • RON 97   untuk kompresi mesin antara 10,8:1 s/d 11,5:1
  • RON 100 untuk kompresi mesin antara 11,6:1 s/d 12,2:1

Dari daftar itu bisa kita dapat nilai kompresi minimal dan maksimal untuk RON tertentu. Misal  : Nilai kompresi mesin minimal untuk RON 92  adalah 9,3:1. Nilai kompresi mesin maksimal untuk RON 95 adalah 10,7:1, dst.